Lagi Ngoprek Radar di KOHANUDNAS III AURI

Pertahanan udara kita sudah dibilang canggih, semua pesawat yang terbang di atas

wilayah udara RI sudah bisa kita pantau dengan peralatan canggih dan karya anak

bangsa kita sendiri, fitur-fitur dan kemampuan juga tidak kalah dengan buatan Perancis

sekalipun, kita patut bangga dengan semua ini, mudah-mudah kedepan ini bakal

menjadi cikal bakal kemajuan peralatan system pertahanan udara kita.

Keamanan pada Wireless LAN

Selain banyak keuntungan yang diperoleh dengan digelarnya WLAN, terdapat juga factor penghambatnya. Salah satunya terutama bila diimplementasikan untuk kalangan corporate yaitu, masalah security atau keamanannya. Sebagai akibatnya maka beberapa perusahaan masih khawatir atau bahkan melarang penggelaran WLAN ini. Dengan kondisi seperti di atas, maka diperlukan adanya solusi security yang tepat, efisien dan efketif.

Konfigurasi WLAN

Mengharap Handset CDMA Seperti Handset GSM

Antara GSM dan CDMA memang berasal dari dunia yang berbeda, dimana satunya berasal dari daratan Eropa dan lainnya dilahirkan dari Amerika Utara. Awal mula lahirnya GSM dimulai pada tahun 1982 ketika pada pertemuan para menteri telekomunikasi Eropa (European Conference of Postal and Telecommunications Administration – CEPT) di Perancis, menyetujui dipilihnya suatu teknologi telekomunikasi bergerak yang mampu mengakomodasi kepentingan negara – negara anggota[2]. Diantara yang menjadi sorotan utama sebagai syarat sistem telekomunikasi tersebut adalah pertama dapat digunakan untuk bergerak meskipun keluar dari satu negara dan masuk ke negara yang lain, berganti – ganti operator atau roaming. Sedangkan syarat lainnya adalah sistem mempunyai kemudahan dalam provisioning atau bagaimana calon pelanggan dapat menjadi pengguna layanan.

Trend Life Style di Era NGN

Bagi operator seperti Telkom, trend teknologi NGN bisa dikatakan seperti buah simalakama. Di satu pihak, keterbatasan finansial sehingga pembelanjaan modal harus dilakukan secara hati-hati dalam melihat trend teknologi ini (yang belum terlalu matang secara teknologi, layanan yang ditawarkan, standar, maupun regulasi). Namun disisi lain, pamor circuit switch pada jaringan wireline (PSTN) sudah memudar yang berhadapan fenomena jaringan wireless dan voice over packet. Disamping itu, secara global sebagian besar operator telco dunia sudah mulai mengarah ke NGN bahkan sebagian kecil sudah melakukan replacement jaringan TDM-nya menjadi NGN secara revolusi. Hal ini menyebabkan mau tidak mau Telkom harus mulai melakukan pemutakhiran jaringan eksisting menuju NGN jika ingin sustainable dalam bisnis telekomunikasi dan tentunya tidak ketinggalan jaman. Satu harapan dengan munculnya teknologi baru adalah adanya layanan-layanan baru yang bisa di-deliver ke pelanggan.

SSL VPN (Secure Socket Layer Virtual Private Network)

Dasar dari konsep SSL VPN ini adalah penggunaan infrastruktur IP untuk hubungan suatu perusahaan dengan kantor cabangnya dengan cara pengalamatan secara private dengan melakukan pengamanan terhadap transmisi paket data

IMSS di Selat Malaka

IMSS merupakan pendekatan terpadu dalam sistem pengamanan di Selat Malaka dengan melibatkan beberapa komponen seperti Mallaca Straits Identification System (MSIS), Mallaca Strait Coordinated Patrol (MSCP), Coordinated Maritime Air Patrol Operation (CMAP), Integrated Maritime Security System (IMSS), Hot Pursuit/Cross Pursuit Border, Intellegence and information exchange and public information campaign.
Lebih lanjut Kasal mengungkapkan, TNI AL juga tengah melakukan pemantauan sembilan titik di sepanjang Selat Malaka yang akan dijadikan lokasi pemasangan radar navigasi. Pemasangan radar itu juga merupakan dukungan bagi pengamanan udara di Selat Malaka.

MELIHAT KELAHIRAN SANG JUMBO DI RADAR

Meraka juga bangga karena sarana monitoring tersebut rekayasa bangsa sendiri, kebanggan ini ditambah kelegaan setelah pada pukul 14.25 Wib system TDAS menengarai “Big Fela” nama sang Jumbo mendarat dengan aman di Sydney, Kingstone Smith Airport. Secara otomatis pula data penerbangan ini akan tersimpan minimal satu tahun di Kohanudnas berkat jaringan TDAS seperti data penerbangan lainnya.

Kepala Staf Komando Pertahanan Udara Nasional Marsekal Pertama TNI Pandji Utama membuka System Transmisi Data Air Situation (TDAS)

Kepala Staf Komando Pertahanan Udara Nasional Marsekal Pertama TNI Pandji Utama membuka secara resmi Pendidikan Kualifikasi Khusus TDAS angkatan ke III tahun 2007 bertempat di Aula Leo Watimena Kohanudnas Halim Perdanakusuma Jakarta, Selasa (23/10).
Dalam sambutannya Kas Kohanudnas menyatakan bahwa System Transmisi Data Air Situation (TDAS) muncul pertama kali pada pertengahanan tahun 2005 dengan [...]

ITS Tawarkan Radar Sebagai Solusi

Beberapa jurusan yang turut meramaikan pameran yaitu Teknik Kelautan, Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Teknik Industri. Selain itu ditampilkan pula simulasi singkat dalam sebuah software dari produk yang sedang diunggulkan semisal Sistem Transmisi Data Air Situation (TDAS), Sistem Informasi Lingkungan Operasi (Silingops) TNI AL, Air Operation Wargaming System yang dikerjakan oleh tim dari jurusan Teknik Informatika dan Sistem Pemantau Situasi Udara sebagai persembahan dari jurusan Teknik Elektro

ITS Ciptakan Silingops TNI AL

Selain membuat Silingops, sebelumnya Jurusan Teknik Informatika juga membuat software dan hardware Transmisi Data Air Situation (TDAS). Alat ini dipakai untuk memantau situasi udara. Sejak 2002, Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohanudnas) telah memanfaatkan alat buatan para dosen dan mahasiswa ITS ini.