Lagi Ngoprek Radar di KOHANUDNAS III AURI

Wah lama gak update nih blog, sampai gak terurus hehe.. sempetin nulis nih..

Pertahanan udara kita sudah dibilang canggih, semua pesawat yang terbang di atas

wilayah udara RI sudah bisa kita pantau dengan peralatan canggih dan karya anak

bangsa kita sendiri, fitur-fitur dan kemampuan juga tidak kalah dengan buatan Perancis

sekalipun, kita patut bangga dengan semua ini, mudah-mudah kedepan ini bakal

menjadi cikal bakal kemajuan peralatan system pertahanan udara kita.

Baca lebih lanjut

Keamanan pada Wireless LAN

Dalam beberapa tahun terakhir kebutuhan akan akses wireless data semakin meningkat. Wireless LAN(WLAN) merupakan salah satu teknologi wireless data yang ramai digunakan saat ini. Banyak aplikasi WLAN yang dapat digunakan untuk mendukung perkantoran, logistic, retail dan manufacturing untuk inventory control dan aplikasi wireless lainnya. Selain banyak keuntungan yang diperoleh dengan digelarnya WLAN, terdapat juga factor penghambatnya. Salah satunya terutama bila diimplementasikan untuk kalangan corporate yaitu, masalah security atau keamanannya. Sebagai akibatnya maka beberapa perusahaan masih khawatir atau bahkan melarang penggelaran WLAN ini. Dengan kondisi seperti di atas, maka diperlukan adanya solusi security yang tepat, efisien dan efketif.

Konfigurasi WLAN

Secara umum konfigurasi WLAN terdiri dari AP (Access Point) yang terhubung ke Local Area Network (LAN) dan device/interface WLAN di sisi CPE pengguna. Biasanya device di CPE pengguna dapat berupa PCMCIA WLAN, USB card, ISA/PCI card atau yang sudah built in seperti pada computer centrino/PDA.

Baca lebih lanjut

Mengharap Handset CDMA Seperti Handset GSM

Hampir semua operator CDMA baru di dunia, terutama yang muncul di lingkungan pasar yang berteknologi GSM, menghadapi situasi yang sulit untuk masalah terminal. Pasar yang ada sudah dulu terbentuk dengan teknologi GSM dimana pengguna dengan mudahnya dapat melakukan provisioning layanan GSM.

Calon pelanggan bisa membeli handset dimana saja dan membeli kartu Subscriber Identity Module (SIM) perdana yang disukai, masukkan ke handset dan beberapa saat kemudian sudah bisa menikmati layanan. Semua parameter yang diperlukan untuk meng-acquire sistem jaringan GSM sudah dipindahkan ke dalam kartu SIM.

Baca lebih lanjut

Trend Life Style di Era NGN

Pendahuluan

Next Generation Network (NGN) atau jaringan telekomunikasi masa depan, menurut Garuda Sugardo (Wakil Direktur Utama Telkom) merupakan state of the art of technology, suatu model jaringan baru yang berbasis Internet Protocol (IP) untuk sebuah range produk dan layanan yang luas, mulai dari voice, multimedia, video dan sebagainya. Teknologi NGN sangat menantang untuk meng-create kembali suasana pertelekomunikasian khususnya di Indonesia. Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi incumbent terus bertekad mempertahankan dominasinya sebagai national telecomuinication flag carrier untuk turut serta membangun sebuah life style modern society yang juga sebagai aspirator bagi dunia telekomunikasi dengan teknologi NGN. Saat ini, seluruh dunia menantikan harapan pada inisiatif terhadap NGN. NGN sebagai integrasi telekomunikasi dan teknologi informasi (ICT/infokom) serta life style diharapkan mampu menghadirkan layanan telekomunikasi multimedia yang inovatif.

Bagi operator seperti Telkom, trend teknologi NGN bisa dikatakan seperti buah simalakama. Di satu pihak, keterbatasan finansial sehingga pembelanjaan modal harus dilakukan secara hati-hati dalam melihat trend teknologi ini (yang belum terlalu matang secara teknologi, layanan yang ditawarkan, standar, maupun regulasi). Namun disisi lain, pamor circuit switch pada jaringan wireline (PSTN) sudah memudar yang berhadapan fenomena jaringan wireless dan voice over packet. Disamping itu, secara global sebagian besar operator telco dunia sudah mulai mengarah ke NGN bahkan sebagian kecil sudah melakukan replacement jaringan TDM-nya menjadi NGN secara revolusi. Hal ini menyebabkan mau tidak mau Telkom harus mulai melakukan pemutakhiran jaringan eksisting menuju NGN jika ingin sustainable dalam bisnis telekomunikasi dan tentunya tidak ketinggalan jaman. Satu harapan dengan munculnya teknologi baru adalah adanya layanan-layanan baru yang bisa di-deliver ke pelanggan.

Baca lebih lanjut

SSL VPN (Secure Socket Layer Virtual Private Network)

Abstrak:

Dalam lingkungan bisnis yang bergerak cepat saat ini, suatu perusahaan membutuhkan sarana komunikasi yang memiliki cakupan dan tingkat ketersediaan yang tinggi. SSL VPN merupakan salah satu solusi dengan menggunakan jaringan internet yang sudah tersedia. Dibandingkan jaringan leased lines atau frame relay, SSL VPN menggunakan infrastruktur yang sudah ada di internet untuk melakukan pertukaran data antara kantor pusat sebuah perusahaan dan kantor cabangnya.

1. LATAR BELAKANG

Kebutuhan bisnis dimasa sekarang menuntut persyaratan variasi jaringan komunikasi yang luas. Para karyawan di suatu perusahaan memiliki kebutuhan untuk mengakses sumberdaya perusahaan dalam rangka mendukung pekerjaan mereka melalui jaringan komunikasi yang dimiliki oleh perusahaan. Disamping itu ada pula rekanan bisnis perusahaan yang turut mengakses sumberdaya perusahaan dengan jaringan yang lain dalam rangka kerja sama membagi informasi bisnis, perencanaan bisnis bersama, dan lainnya. Beberapa aplikasi yang dapat diberikan oleh SSL VPN diantaranya Web-based e-mail, bisnis dan direktorat pemerintahan government directories, databases for educational institutions, file sharing, remote backup, remote system management and consumer-level e-commerce.

Pada umumnya perusahaan menggunakan jaringan komunikasi berbasis leased lines atau sirkit frame relay untuk menghubungkan kantor pusat dengan kantor cabang yang ada. Hal ini dinilai tidak fleksibel mengingat kebutuhan mobilitas yang sangat tinggi dalam berkomunikasi dengan rekanan bisnis atau untuk mendukung karyawan yang sedang bekerja mengerjakan proyek di lokasi lain (di lapangan).

2. KONSEP SSL VPN

SSL adalah suatu protokol komunikasi pada Internet yang menyediakan fasilitas keamanan seperti kerahasiaan, keutuhan dan keabsahan. Lapisan aplikasi diatasnya dapat memanfaatkan kunci yang telah dinegosiasikan oleh SSL.

Baca lebih lanjut

IMSS di Selat Malaka

Dari keseluruhan 250 selat yang ada di dunia, Selat Malaka dikenal sebagai satu di antara 13 selat paling strategis dan bernilai komersial yang sangat tinggi di dunia. Dua belas selat lainnya adalah Selat Sunda, Selat Lombok, Selat Denmark, Osumi-kaikyo, Selat Dover, Selat Gibraltar, Bab el Mandeb, Selat Hormuz, Selat Balabac, Selat Surigao, Selat Bering, dan Selat Magellan.
Selat Malaka yang panjangnya 500 mil merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia, sama pentingnya seperti Terusan Suez atau Terusan Panama. Selat Malaka membentuk jalur pelayaran terusan antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik serta menghubungkan tiga dari negara-negara dengan jumlah penduduk terbesar di dunia: India, Indonesia dan China. Sebanyak 50.000 kapal melintasi Selat Malaka setiap tahunnya, mengangkut antara seperlima dan seperempat perdagangan laut dunia. Sebanyak setengah dari minyak yang diangkut oleh kapal tanker melintasi selat ini; pada 2003, jumlah itu diperkirakan mencapai 11 juta barel minyak per hari, suatu jumlah yang dipastikan akan meningkat mengingat besarnya permintaan dari China. Oleh karena lebar Selat Malaka hanya 1,5 mil laut pada titik tersempit, yaitu Terusan Phillips di Selat Singapura, ia merupakan salah satu dari kemacetan lalu lintas terpenting di dunia.

Semua faktor tersebut menyebabkan kawasan itu menjadi sebuah target pembajakan dan kemungkinan target terorisme. Pembajakan di Selat Malaka menjadi masalah yang mendalam akhir-akhir ini, meningkat dari 25 serangan pada 1994 hingga mencapai rekor 220 pada 2000. Lebih dari 150 serangan terjadi pada 2003. Jumlah ini mencakup sekitar sepertiga dari seluruh pembajakan pada 2003.
Frekuensi serangan meningkat kembali pada paroh awal 2004, contohnya saja, 93 kasus pembajakan terjadi di perairan Indonesia, 9 kasus di Malaysia dan Singapura 8 kasus dan angka total dipastikan akan melebihi rekor tahun 2000. Sebagai tanggapan dari krisis ini, angkatan laut Indonesia, Malaysia dan Singapura meningkatkan frekuensi patroli di kawasan tersebut pada Juli 2004.

Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Slamet Soebijanto mengemukakan, sistem pengamanan maritim terpadu atau Integrated Maritime Security System (IMSS) di Selat Malaka akan segera dilakukan sehingga pengamanan di wilayah perairan itu dapat diwujudkan secara lebih terpadu. “Kemungkinan itu akan dilaksanakan mulai tahun depan”, katanya, kepada ANTARA usai mendampingi Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR, di Jakarta, belum lama ini.
la mengatakan, pemberlakuan IMSS bertujuan meyakinkan dunia Internasional bahwa Indonesia bersama tiga negara lainya yakni Malaysia, Singapura dan Thailand mampu mengamankan Selat Malaka.

Baca lebih lanjut

MELIHAT KELAHIRAN SANG JUMBO DI RADAR

Oleh : F. Djoko Poerwoko
Kamis pagi tanggal 25 Oktober, ruang monitoring Pusat Pengendalian Operasi Pertahanan Udara Nasional (Popunas) di Jakarta agak tegang, ada in-put point yang sulit dimasukkan ke data base penerbangan rutine hari itu. Tidak seperti biasanya Trasmisi Data Air Situastion (TDAS) kali ini menengarai ada perencanaan penerbangan yang “aneh” , meskipun code Flight Clearence dan Over Flaying telah dimasukkan tetapi sang alat tetap memberi warning yang bermakna terjadi perencanaan penerbangan diluar kebiasaan.

Data yang berasal dari perencanaan penerbangan dari Singapura ke Sydney yang dijadwalkan akan lepas landas pukul 07.00 Wib tanggal 25 Oktober 2007 tersebut tidak terbaca oleh SIKLOP atau Sistem Informasi (tentang) Kawan dan Lawan (dalam) Operasi. Lima digit angka yang hanya dimiliki Kohanudnas ini sebagai identification number selalu menolak, tidak seperti 352 perencanaan penerbangan lainnya pagi itu.
Baca lebih lanjut