ITS Tawarkan Radar Sebagai Solusi

Rektorat Lt.3, ITS Online – Keragaman masalah yang dihadapi oleh bangsa Indonesia pada kenyataannya tidak hanya menyangkut satu sektor pembangunan saja, tetapi juga melibatkan berbagai sektor yang saling mempengaruhi. Permasalahan yang dihadapi ini pada kenyataannya memerlukan pemecahan secara komprehensif dan pada umumnya dilaksanakan melalui hasil penelitian dan pengembangan dari berbagai instansi atau lembaga pemerintah, baik di lingkungan Departemen Pertahanan/TNI, Perguruan Tinggi maupun di lingkungan industri nasional/swasta.

Implementasi dari penelitian itu selalu didiskusikan dalam suatu Forkom Litbang Han (Forum Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pertahanan) dan tahun ini ITS ditunjuk menjadi tuan rumah kegiatan Forkom ke-13. Peserta forum yang memenuhi ruang seminar di rektorat lantai 3 ini berasal dari berbagai pihak, diantaranya TNI AD, TNI AL ,TNI AU serta perwakilan dari beberapa PTN seperti ITB, UI, UGM dan tak ketinggalan ITS sebagai tuan rumah.

Agenda Pleno ke-13 ini membahas perencanaan industri strategis dan perguruan tinggi dengan memfokuskan pada masalah sistem teknologi radar. “Sudah sejak tahun 1995, penelitian dan pengembangan teknologi radar ini dikerjakan ITS dan sekarang ini sedang dilakukan uji cobanya,” jelas Dr Ir Achmad Jazidie,M.Eng disela-sela mengikuti forkom. Karena itu, ITS menghadirkan Dr Abdullah Alkaff sebagai pembicara utama pleno ini dan beliau tergabung dalam tim perencana sistem teknologi radar tersebut.

Dalam paparannya, Abdullah menjelaskan panjang lebar seputar teknologi radar yang sedang dipromosikan itu. Saat ini ITS masih terus menggarap sistem radar yang diwujudkan dalam bentuk data dan suara. “Tetapi porsinya lebih banyak yang suara karena lebih terlihat hasilnya dan sangat menarik,” imbuhnya. Pengembangan radar ditujukan pada hal-hal tertentu yaitu untuk standar komunikasi yang rahasia dan untuk jenis peralatan komunikasi lain seperti telepon dan satelit.

Lebih lanjut disampaikan mengenai keunggulan produk ini dilihat dari sisi elektronikanya. Hampir setiap pesawat dan kapal yang ada sekarang masih memakai komunikasi radio dan hingga saat ini belum memungkinkan untuk menambahkan pesawat radio pada kendaraan itu. Sistem radar ini sengaja dirancang supaya dapat dipasang atau tinggal ditambah pada pesawat radio yang sudah ada. Peserta juga ditunjukkan skema alur kerja radar ini agar lebih memahaminya.

Memasuki sesi diskusi, beberapa pertanyaan dan saran banyak dilontarkan peserta. Salah satunya peserta dari AD (Angkatan Darat) yang mengeluhkan soal alat secanggih radar seperti itu tidak dipunyai pihak AD karenanya dia menginginkan memulai kerjasama dengan membuat radar-radar sederhana yang bisa dipakai dilingkungan AD.

Ternyata promosi ini tidak hanya dilakukan dalam forum saja, diluar itupun ITS menggelar pameran kecil-kecilan bertempat di depan Dekanat FTI. Beberapa jurusan yang turut meramaikan pameran yaitu Teknik Kelautan, Teknik Elektro, Teknik Mesin dan Teknik Industri. Selain itu ditampilkan pula simulasi singkat dalam sebuah software dari produk yang sedang diunggulkan semisal Sistem Transmisi Data Air Situation (TDAS), Sistem Informasi Lingkungan Operasi (Silingops) TNI AL, Air Operation Wargaming System yang dikerjakan oleh tim dari jurusan Teknik Informatika dan Sistem Pemantau Situasi Udara sebagai persembahan dari jurusan Teknik Elektro.(d1ti/Lin)

sumber : http://www.its.ac.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: