Kurang Tidur Picu Pengerasan Arteri Dan Hubungannya Dengan Stres

Penelitian menunjukan bahwa orang-orang yang kurang tidur cenderung mengalami pengapuran dinding pembuluh darah arteri, yang merupakan penyebab penyakit jantung. Pengapuran arteri ditemukan pada satu pertiga dari orang-orang yang tidur kurang dari 5 jam semalam.

The Jurnal of American Medical Association meneliti 495 orang dewasa dan menemukan bahwa jumlah orang yang mengalami pengapuran arteri bias diturunkan sekitar 1 dari 10 orang dengan menambah jam tidur ekstra. Para ahli mengatakan tidur yang cukup penting bagi kesehatan jantung.

Dalam studi tersebut para relawan yang menjadi objek penelitian melakukan dua kali CT Scan yang didesain untuk memeriksa pembentukan kalsium di arteri jantung. Scan pertama dilakukan pada awal penelitian dan scan kedua dilakukan 5 tahun kemudian.

Mereka juga diminta mengisi kuesioner, menulis diary mengenai tidur mereka dan memakai monitor lengan selama 6 malam, monitor ini berfungsi mengukur pergerakan, untuk memperkirakan berapa lama sebenarnya mereka terbaring diam dan benar-benar tidur.

Pada scan pertama tidak satupun relawan mengalami pengapuran arteri, tetapi 5 tahun kemudian 61 orang mengalami pengapuran di dinding arteri.

Pengapuran ini dikaitkan dengan kurangnya jam tidur. Risiko orang yang tidur teratur lebih dari 7 jam sehari setiap malam lebih rendah dibanding mereka yang tidur kurang dari itu. Pemimpin studi dr Diane Lauderdale, dari Universitas Chicago mengatakan, ada penjelasan yang masuk akal mengenai hubungan ini.

Hubungan dengan stress

Pertama-tama mungkin ada beberapa faktor yang belum teridentifikasi, yang merupakan penyebab berkurangnya waktu tidur dan meningkatnya pengapuran. Atau mungkin juga karena pengaruh tekanan darah, tekanan darah yang tinggi meningkatkan pengapuran dan tekanan darah menurun pada waktu tidur.

Sebagai alternatif, stres atau hormon stres seperti cortisol, yang telah dikaitkan dengan pengurangan jam tidur dan meningkatnya pengapuran, juga mungkin ikut memegan peranan. Dia mengatakan walaupun ada godaan untuk mengurangi jam tidur secara terus menerus, ada bukti yang kuat bahwa kurang tidur membawa dampak yang buruk bagi kesehatan.

“Walaupun satu studi ini tidak membuktikan bahwa kurang tidur menyebabkan penyakit arteri koroner, tetap saja lebih aman untuk tidur paling tidak 6 jam semalam.”

“Masih belum jelas bagaimana tidur mempengaruhi risiko kesehatan jantung kita, tetapi studi ini menguatkan studi sebelumnya yang mengatakan bahwa tidur yang cukup dapat menjaga kesehatan jantung dan sistim sirkulasi kita,” kata Ellen Mason, dari the British Heart Foundation.

“Tidur sangat penting dalam proses perbaikan tubuh kita sendiri, jadi anda sangat dianjurkan untuk tidur dan istirahat yang cukup.” “Minum alkohol pada larut malam dan bangun pagi-pagi buta menunjukan bahwa kuantitas dan kualitas tidur kita tidak cukup.”

Sumber : Medan Pos

3 Tanggapan

  1. wah, suami saya harus mbaca ini nih, soalnya klo udah asyik di depan laptop, suka lupa tidur😀

  2. penyakit “komputer maniak”. entah istriku gk maniak komputer… (/me pingin belajar dari dia)

  3. * to Fa thanks untuk komennya.. salam kenal..
    * to Rinofan komputer maniak memang selalu membawa dampak hehe… tergantung kita pandai2 ngatur waktunya hehe.. thanks komentnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: