Keamanan pada Wireless LAN

Dalam beberapa tahun terakhir kebutuhan akan akses wireless data semakin meningkat. Wireless LAN(WLAN) merupakan salah satu teknologi wireless data yang ramai digunakan saat ini. Banyak aplikasi WLAN yang dapat digunakan untuk mendukung perkantoran, logistic, retail dan manufacturing untuk inventory control dan aplikasi wireless lainnya. Selain banyak keuntungan yang diperoleh dengan digelarnya WLAN, terdapat juga factor penghambatnya. Salah satunya terutama bila diimplementasikan untuk kalangan corporate yaitu, masalah security atau keamanannya. Sebagai akibatnya maka beberapa perusahaan masih khawatir atau bahkan melarang penggelaran WLAN ini. Dengan kondisi seperti di atas, maka diperlukan adanya solusi security yang tepat, efisien dan efketif.

Konfigurasi WLAN

Secara umum konfigurasi WLAN terdiri dari AP (Access Point) yang terhubung ke Local Area Network (LAN) dan device/interface WLAN di sisi CPE pengguna. Biasanya device di CPE pengguna dapat berupa PCMCIA WLAN, USB card, ISA/PCI card atau yang sudah built in seperti pada computer centrino/PDA.

Baca lebih lanjut

Iklan

Mengharap Handset CDMA Seperti Handset GSM

Hampir semua operator CDMA baru di dunia, terutama yang muncul di lingkungan pasar yang berteknologi GSM, menghadapi situasi yang sulit untuk masalah terminal. Pasar yang ada sudah dulu terbentuk dengan teknologi GSM dimana pengguna dengan mudahnya dapat melakukan provisioning layanan GSM.

Calon pelanggan bisa membeli handset dimana saja dan membeli kartu Subscriber Identity Module (SIM) perdana yang disukai, masukkan ke handset dan beberapa saat kemudian sudah bisa menikmati layanan. Semua parameter yang diperlukan untuk meng-acquire sistem jaringan GSM sudah dipindahkan ke dalam kartu SIM.

Baca lebih lanjut

Trend Life Style di Era NGN

Pendahuluan

Next Generation Network (NGN) atau jaringan telekomunikasi masa depan, menurut Garuda Sugardo (Wakil Direktur Utama Telkom) merupakan state of the art of technology, suatu model jaringan baru yang berbasis Internet Protocol (IP) untuk sebuah range produk dan layanan yang luas, mulai dari voice, multimedia, video dan sebagainya. Teknologi NGN sangat menantang untuk meng-create kembali suasana pertelekomunikasian khususnya di Indonesia. Telkom sebagai perusahaan telekomunikasi incumbent terus bertekad mempertahankan dominasinya sebagai national telecomuinication flag carrier untuk turut serta membangun sebuah life style modern society yang juga sebagai aspirator bagi dunia telekomunikasi dengan teknologi NGN. Saat ini, seluruh dunia menantikan harapan pada inisiatif terhadap NGN. NGN sebagai integrasi telekomunikasi dan teknologi informasi (ICT/infokom) serta life style diharapkan mampu menghadirkan layanan telekomunikasi multimedia yang inovatif.

Bagi operator seperti Telkom, trend teknologi NGN bisa dikatakan seperti buah simalakama. Di satu pihak, keterbatasan finansial sehingga pembelanjaan modal harus dilakukan secara hati-hati dalam melihat trend teknologi ini (yang belum terlalu matang secara teknologi, layanan yang ditawarkan, standar, maupun regulasi). Namun disisi lain, pamor circuit switch pada jaringan wireline (PSTN) sudah memudar yang berhadapan fenomena jaringan wireless dan voice over packet. Disamping itu, secara global sebagian besar operator telco dunia sudah mulai mengarah ke NGN bahkan sebagian kecil sudah melakukan replacement jaringan TDM-nya menjadi NGN secara revolusi. Hal ini menyebabkan mau tidak mau Telkom harus mulai melakukan pemutakhiran jaringan eksisting menuju NGN jika ingin sustainable dalam bisnis telekomunikasi dan tentunya tidak ketinggalan jaman. Satu harapan dengan munculnya teknologi baru adalah adanya layanan-layanan baru yang bisa di-deliver ke pelanggan.

Baca lebih lanjut

SSL VPN (Secure Socket Layer Virtual Private Network)

Abstrak:

Dalam lingkungan bisnis yang bergerak cepat saat ini, suatu perusahaan membutuhkan sarana komunikasi yang memiliki cakupan dan tingkat ketersediaan yang tinggi. SSL VPN merupakan salah satu solusi dengan menggunakan jaringan internet yang sudah tersedia. Dibandingkan jaringan leased lines atau frame relay, SSL VPN menggunakan infrastruktur yang sudah ada di internet untuk melakukan pertukaran data antara kantor pusat sebuah perusahaan dan kantor cabangnya.

1. LATAR BELAKANG

Kebutuhan bisnis dimasa sekarang menuntut persyaratan variasi jaringan komunikasi yang luas. Para karyawan di suatu perusahaan memiliki kebutuhan untuk mengakses sumberdaya perusahaan dalam rangka mendukung pekerjaan mereka melalui jaringan komunikasi yang dimiliki oleh perusahaan. Disamping itu ada pula rekanan bisnis perusahaan yang turut mengakses sumberdaya perusahaan dengan jaringan yang lain dalam rangka kerja sama membagi informasi bisnis, perencanaan bisnis bersama, dan lainnya. Beberapa aplikasi yang dapat diberikan oleh SSL VPN diantaranya Web-based e-mail, bisnis dan direktorat pemerintahan government directories, databases for educational institutions, file sharing, remote backup, remote system management and consumer-level e-commerce.

Pada umumnya perusahaan menggunakan jaringan komunikasi berbasis leased lines atau sirkit frame relay untuk menghubungkan kantor pusat dengan kantor cabang yang ada. Hal ini dinilai tidak fleksibel mengingat kebutuhan mobilitas yang sangat tinggi dalam berkomunikasi dengan rekanan bisnis atau untuk mendukung karyawan yang sedang bekerja mengerjakan proyek di lokasi lain (di lapangan).

2. KONSEP SSL VPN

SSL adalah suatu protokol komunikasi pada Internet yang menyediakan fasilitas keamanan seperti kerahasiaan, keutuhan dan keabsahan. Lapisan aplikasi diatasnya dapat memanfaatkan kunci yang telah dinegosiasikan oleh SSL.

Baca lebih lanjut

BENARKAH WiMAX MENGALAHKAN 3G?

APAKAH WiMAX Itu?

Worldwide Interoperability for Microwave Access (WiMAX) merupakan evolusi dari teknologi Broadband Wireless Access (BWA) sebelumnya. Bila teknologi BWA sebelumnya masih proprietary, maka teknologi WiMAX bersifat open standar. Dalam arti komunikasi perangkat WiMAX diantara beberapa vendor yang berbeda tetap dapat dilakukan (tidak proprietary).

Pengembangan teknologi WiMAX terjadi dalam beberapa tahap atau mengalami evolusi. Sesuai dengan standarisasinya, dikatakan bahwa teknologi WiMAX diatur dalam standard IEEE 802.16. Standard ini terbagi lagi dalam beberapa kategori yaitu IEEE 802.16a yaitu untuk standard BWA yang belum open standard atau biasa disebut dengan Pre-WiMAX. Selanjutnya standard ini dikembangkan lagi menjadi standard IEEE 802.16d untuk WiMAX fixed/nomadik. Sementara untuk WiMAX Mobile akan diatur dalam standarisasi IEEE 802.16e yang telah diratifikasi pada akhir tahun 2005.

Baca lebih lanjut